Berita Terbaru

Setting Frekuensi Repeater HT Baofeng UV-5R

Written By david on Rabu, 09 Agustus 2017 | 18.32.00



 by David W |  posted in: Amateur RadioTechnical |  0






Setting Repeater Pada HT Baofeng UV-5R / UV-5RA
Contoh untuk RX: 439.000 MHz dan TX: 437.000 MHz (UHF) TONE: 100.0 Hz
  1. Hidupkan Pesawat.
  2. Tekan tombol Menu, lanjutkan dengan tekan tombol angka 7 (masuk ke Menu #7) ke Menu TDR: ON atau OFF.
  3. Tekan tombol Menu (tanda panah berpindah kebawah), tekan tombol panah keatas atau kebawah sehingga tampilan menunjukkan pilihan OFF. Hal ini dilakukan untuk mematikan fitur Dual Watch pada pesawat.
  4. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan.
  5. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  6. Tekan tombol Menu, lanjutkan dengan tekan tombol angka 3 dan tombol angka 5 (masuk ke Menu #35) ke Menu STE: Repeater Tail Tone Elimination (menghilangkan transmisi akhir dengan tone dari repeater).
  7. Tekan tombol Menu (tanda panah berpindah kebawah), tekan tombol panah keatas atau kebawah sehingga tampilan menunjukkan pilihan OFF. Hal ini dilakukan untuk mematikan fitur Repeater Tail Tone Elimination pada pesawat.
  8. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan.
  9. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  10. Tekan tombol V/M (VFO/Memory), tombol warna oranye untuk memilih Mode VFO.
  11. Setting TX Tone (Hz), tekan tombol Menu dikuti angka 1 dan 3 (Menu #13), setting T-CTCS (Tone untuk TX).
  12. Tekan tombol Menu untuk berpindah ke pilihan frekuensi Tone (Hz), pilih (dengan menekan tombol keatas atau kebawah). Pilih Tone dengan frekuensi 94.8 Hz (Frekuensi Tone disesuaikan dengan standard pada Repeater yang hendak digunakan).
  13. Tekan tombol Menu untuk Menyimpan perubahan.
  14. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  15. Setting Repeater OFFSET (Geseran frekuensi TX dan RX mengikuti frekuensi TX dan RX repeater). Tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 6 (Menu #26) untuk masuk ke Menu OFFSET.
  16. Tekan tombol Menu untuk mengubah nilai OFFSET frekuensi yang akan digunakan. Dalam hal ini nilai 02.000 untuk 2 MHz.
  17. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan.
  18. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  19. Setting Frekuensi SHIFT ( + atau ): tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 5 (Menu #25) SFT-D (SHIFT).
  20. Tekan tombol Menu untuk mengubah nilai SHIFT, pilih + atau  dengan menekan tombol panah keatas atau kebawah, dalam contoh ini digunakan nilai SHIFT  (minus).
  21. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan.
  22. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Perhatikan bahwa akan ada tanda minus () yang muncul pada bagian atas display.
  23. Masukan nilai frekuensi RX yang akan digunakan dari mode VFO. Dalam hal ini frekuensi 439.000 MHz
  24. Setting Nomor Kanal Memori, tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 7 (Menu #27).
  25. Tekan tombol Menu lagi untuk melakukan pemilihan nomor kanal memori yang akan digunakan untuk menyimpan keseluruhan settingan. Misalnya pilih kanal memori #18. Catatan: pastikan untuk memilih kanal memori yang akan digunakan ini masih kosong/belum terisi/terpakai. Jika masuk pada Menu #27, tekan tombol keatas atau kebawah sampai diperoleh tulisan MEM-CH dan baris dibawahnya hanya tertulis angka misal 018, artinya kanal memori ini masih kosong. Jika tedapat tulisan CH- didepan angka 018 (CH-018), maka memory #18 telah terpakai. Untuk dapat menggunakan kanal memori tersebut harus dilakukan penghapusan. Dalam petunjuk ini dibahas contoh penggunaan dengan kanal memori yang masih kosong saja.
  26. Simpan Frekuensi RX – setelah berada pada Menu #27 dan telah memilih kanal memori yang kosong. Tekan tombol Menu sekali lagi untuk menyimpan frekuensi RX yang hendak digunakan. Pada saat menekan tombol Menu akan terdengar suara pemberitahuan “Receiving Memory” dari speaker radio, dan terdapat tambahan tulisan CH- didepan angka 018 (CH-018), memori #18 telah terpakai. Sampai pada langkah ini frekuensi RX repeater telah disimpan pada kanal memori nomor 18.
  27. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  28. Langkah yang berikut ini adalah langkah yang terpenting. Pastikan bahwa tetap berada di mode VFO dan frekuensi yang tampil pada display A (display frekwensi bagian atas) adalah frekuensi RX, dalam contoh ini 439.000 MHz.
  29. Tekan tombol *SCAN. Setelah menekan tombol ini, akan muncul tulisan huruf R dibagian atas layar dibelakang tanda . (R) dan tampilan frekuensi akan berubah menjadi 437.000 (MHz), minus 2.000 MHz dari 439.000 (MHz). Nilai frekuensi ini adalah frekuensi TX yang akan disimpan pada kanal memory #18.
    Catatan: jika tombol *SCAN ditekan dan terjadi proses scan maka perlu dilakukan pengnonaktifan fungsi dengan tulisan biru pada keypad. Tekan dan tahan tombol A/B (tombol warna biru) dan tekan tombol *SCAN. Jika tombol *SCAN ditekan lagi tidak akan melakukan scanning tetapi akan mengaktifkan menu Reverse (R).
  30. Tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 7 (Menu #27) MEM-CH (atau hanya tombol Menu saja, jika Menu terakhir yang digunakan adalah Menu #27: MEM-CH). Pastikan kanal memori CH-018 yang terpilih/tampil.
  31. Tekan tombol Menu untuk masuk ke setting Menu MEM-CH, pastikan CH-018 yang terpilih/tampil.
  32. Tekan tombol Menu sekali lagi untuk menyimpan frekuensi TX pada kanal memori #18. Pada saat tombol memori ditekan akan terdengar suara “Transmitting Memory” dari speaker radio. sampai disini frekuensi TX 437.000 (MHz) telah disimpan juga ke kanal memori nomor #18.
  33. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu.
  34. Proses setting selesai.

Untuk menggunakan settingan kanal nomor 18 yang telah dibuat. Tekan tombol V/M untuk berpindah ke mode Channel. Pilih kanal memori nomor 18 dan lakukan uji coba. Catatan, pastikan bahwa pada display di bagian atas terdapat tanda +-. Jika PTT ditekan untuk TX maka frekuensi yang digunakan akan otomatis berpindah ke 437.000 (MHz), sedangkan pada kondisi monitor / RX frekuensi yang digunakan adalah 439.000 (MHz). Juga pada saat TX akan muncul tulisan CT pada bagian kiri layar display. Ini menandakan bahwa Tone CTCS (100.0 Hz) digunakan pada saat TX untuk mengaktifkan fitur Tone Squelch yang digunakan oleh repeater.
Selamat mencoba (YB8XOB).

PABX NEC SL 1000

Home  >> Shoping Cart  >> NEC SL1000
  NEC SL1000

Nomor Produk: 132
Tersedia: 36
Harga: Rp. 0,00
Tanggal Publish: 10 Agustus 2017
PABX NEC SL1000
Kapasitas Minimum : 4 PTT / 8 EXT
Kapasitas Maximum : 48 PTT / 128 EXT
HARGA PROMO PABX NEC SL1000 DISCOUNT SPECIAL : PLEASE CALL
  
KAPASITAS PABXPRICE LIST
  4 PTT /   8 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call
  4 PTT / 16 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  4 PTT / 24 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  4 PTT / 32 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call   
  8 PTT / 16 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  8 PTT / 24 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  8 PTT / 32 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  12 PTT / 24 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  12 PTT / 32 EXT + Pest Key Display 12TXH Rp.     Call  
  16 PTT / 32 EXT + Pest Key Display 24TXH Rp.     Call  

NEC SL1000 pabx yang paling murah dibandingkan dengan pabx lainya dengan full capasitas 128 line. Feature paling canggih dikelasnya
IpPhone - sejalan dengan kecenderungan global menuju VoIP (Voice over Internet Protocol), SL1000 IP-enable, dan IPPhone 24 tombol, memiliki penggunaan yang sama seperti ke phone/digital dilingkungan IP.
Unified Messaging:
Voice Response System (VRS) - Voice Response System (VRS) menyediakan fasilitas seperti Automated Attendant, Messenge, Greeting, dan lainnya untuk meningkatkan produktivitas.
Voice Mail - SL1000 memiliki solusi Voice Mail, dengan pilihan baik 15 jam atau 40 jam waktu perekaman.
Conversation Recording - Pengguna dapat merekam dan menyimpan percakapan telepon ke "Voice Mail Box" dan pemutaran rekaman pembicaraan kapan saja.
Mobilitas adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan bisnis. Mobile / GSM telepon dapat ditetapkan sebagai extensi ketika pengguna berada di luar kantor. 


Untuk Meningkatkan Layanan Kami, UB.Barokah Sekarang Dapat Menerima Pembayaran Dengan  DEBIT BANK BSM dan DEBIT BANK BRI.

Written By david on Sabtu, 05 Agustus 2017 | 06.14.00


Service HT

Written By david on Selasa, 22 Maret 2016 | 01.53.00


sevice ht,repeair handy talky, motorola,kenwood,icom,yaesu dll
< Kami pun menyediakan Jasa Service & Instalasi Perangkat Komunikasi lainya seperti : 

- Service Handy Talky All Brand
- Service Radio RIG All Brand
- Jasa Instalasi Repeater on Site
- Jasa Pemasangan Tower Tri Angle
- Jasa Pembuatan Izin Stasiun Radio

JASA PERBAIKAN CCTV TANJUNGPINANG


JASA PERBAIKAN CCTV TANJUNGPINANG
UB Barokah 354  melayani jasa cek perbaikan CCTV rusak, jasa servis CCTV bermasalah, jasa reparasi IP Camera, jasa troubleshooting (pencarian masalah) instalasi jaringan IP Camera yang rusak seperti gelap, buram, hitam, tidak keluar gambar, tidak mau rekam / recording dan lain-lain untuk wilayah Tanjungpinang.
UB BAROKAH 354  juga melayani dan berpengalaman dalam jasa pengecekan dan perbaikan CCTV rusak di Kawasan Industri dan Pergudangan seperti  Kawasan Industri Modern dan sebagainya.
Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran harga terbaik.

Service Pabx

SERVICE PABX | SETTING PABX | PASANG PABX | BONGKAR PASANG PABX

 Call Me 085264626900 Pin BB  5BC2E40E

Kami menerima Service PABX atau Setting PABX Panasonic yang di tangani oleh Teknisi yang ahli, dengan pelayanan yang baik dan hasil kerja yang sangat memuaskan, kami dapat menangani Masalah atau Kerusakan PABX Panasonic dari berbagai kerusakan, seperti : Service | Setting PABX Panasonic Tidak Terkoneksi atau Terhubung dengan Extention lain, Service | Setting PABX Panasonic mengganti atau merubah nomor Extention, Service | Setting PABX Panasonic dengan merapikan jalur jaringan atau kabel yang berantakan, dll.

Kami siap mendatangi anda untuk Melayani Service atau Setting PABX Panasonic untuk daerah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Apa Itu CCTV

Written By david on Sabtu, 19 Maret 2016 | 07.19.00

Apa itu CCTV ?

apa itu cctv


CCTV - Di era semakin modern ini, kebutuhan akan kamera CCTV (Closed Circuit Television) semakin meningkat, selain digunakan sebagai alat pengamanan, CCTV juga digunakan sebagai alat pengawas jarak jauh yang biasanya digunakan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kinerja dari karyawannya. Karena dengan adanya CCTV ini para pekerja akan merasa selalu diawasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
Selain itu, teknologi CCTV telah membuat perubahan system keamanan di area publik ataupun privat. CCTV juga diperbolehkan oleh lingkungan hukum sebagai alat pendukung atau barang bukti untuk menyelesaikan suatu kasus di area dimana camera CCTV dipasang.

Kemajuan camera CCTV akan semakin terus berkembang, dimulai dari sebatas untuk melihat suatu aktivitas dengan resolusi yang terbatas, sekarang ini yang beredar dipasaran sudah memiliki berbagai kemampuan seperti mampu melihat di malam hari(night-vision), dapat melihat detail suatu objek, dapat di control serta dimonitoring jarak jauh, dan masi banyak lagi fitur-fitur lain dan pasti terus akan berkembang.

Sekarang ini, camera CCTV sangat mudah ditemukan oleh setiap orang. Banyak camera CCTV yang dipasang di langit-langit rumah, dinding atau atap bangunan
Untuk saat ini banyak sekali model CCTV yang sudah beredar di Indonesia dengan berbagai macam merk dan kualitasnya masing-masing.

Pada saat ini pemasangan kamera CCTV dapat di golongakan menjadi 2 macam jenis, yaitu, CCTV analog dan CCTV IP atau IP kamera .


CCTV Analog


Kamera pada sistem CCTV analog, sinyal video akan dikirimkan melalui sebuah kabel, biasanya coaxial atau kabel UTP kemudian menuju ke perekam video digital (DVR). Di sini, video digital akan disimpan pada hard drive. Lamanya video yang tersimpan dalam hard drive (hard disk), tergantung besar kapasitas hard drive itu sendiri. Dewasa ini, hampir semua DVR modern sudah menggunakan system jaringan di dalamnya,  sehingga dengan demikian dapat diakses dari jarak jauh baik LAN maupun WAN.


Apakah yang dimaksud dengan sistem CCTV IP ?

CCTV IP

CCTV IP mengirimkan siinyal video mereka sebagai aliran digital melalui jaringan IP. Seperti sistem analog, video direkam pada hard drive, tapi karena video merupakan IP streaming langsung dari kamera, sehingga memiliki banyak fleksibilitas untuk bagaimana dan di mana video direkam. DVR ini diganti dengan NVR (Networking Video Recorder), yang dalam beberapa kasus hanya sebuah perangkat lunak karena tidak perlu lagi mengkonversi sinyal analog ke digital.


Antara CCTV IP dan CCTV analog tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini dikarenakan system pemasangan diantara keduannya memiliki perbedaan dan faktor utama yang akan mempengaruhi biaya.Perbedaan antara CCTV IP dan CCTV analog dapat meliputi :

Kamera

IP Kamera lebih mahal daripada analog. Ada dua alasan untuk ini. Pertama, kamera IP membutuhkan encoder intern yang menambah biaya produksi. Kedua, kamera IP cenderung tidak didesign dengan hal-hal seperti outdoor atau emitter inframerah. Ketika hal-hal seperti ini yang diperlukan, maka yang terjadi adalah penambahan biaya di dalamnya.

Network (Jaringan)

IP kamera terus-menerus mengirimkan data video dengan bandwidth tinggi ke jaringan, terutama jika kamera mega pixel yang digunakan. Tanpa kecepatan yang tinggi, jaringan dan mekanisme kontrol lalu lintas sistem IP tidak dapat bekerja seutuhnya, dan kemungkinan terburuk tidak bekerja sama sekali. Sedangkan analog pengiriman sinyal video dari kamera ke dvr melalui sebuah kabel,sehingga cctv analog dapat digunakan secara offline maupun online.

DVR vs NVR

Biaya DVR jauh lebih bisa ditolerir daripada NVR. DVR memiliki biaya tunggal, sedangkan disisi lain NVR memiliki hal lebih rumit. Software NVR biasanya berlisensi pada per kamera dasar dan harus diinstal pada PC. Persyaratan penyimpanan untuk kamera megapiksel yang signifikan, dan mungkin memerlukan penyimpanan jaringan tambahan. Ketika membandingkan biaya pastikan untuk menyertakan perangkat lunak, komputer, dan penyimpanan jaringan dalam biaya total untuk NVR sistem IP.

Pemasangan Kabel Instalasi

Kamera IP menggunakan kabel UTP (minimal 5), dan kamera analog dapat menggunakan kabel coaxial ataupun UTP dengan jumlah yang tidak sedikit. Sehingga biaya pemasangan kabel untuk sistem analog, akan sedikit lebih tinggi daripada IP kamera. Disisi lain IP kamera memiliki tingkat kerapian yang lebih, karena penggunaan kabel yang minimal dibanding analog.

Power

Sistem analog sering melibatkan sumber daya terpusat untuk kamera, dan sistem IP biasanya menggunakan Power over Ethernet (PoE).

Kesimpulan

IP kamera hampir selalu dipastikan jauh lebih mahal daripada analog, tetapi kemapuan dari segi resolusi tercatat lebih tinggi, sehingga membuat system gambar yang ditimbulkan jauh lebih kuat daripada analog. Kemampuan untuk digital zoom in pada video yang direkam membuat identifikasi jauh lebih mungkin pada IP kamera.

Jadi dalam rencana dalam pemasangan dan pemilihan diantara dua system ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing.

Sekian postingan hari ini mengenai Apa itu CCTV, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.

PABX Merk Favorite

Written By david on Jumat, 18 Maret 2016 | 10.09.00

Fitur PABX Favorite

PABX Favoritefitur PABX Favorite

PABX Favorite - Kebutuhan akan PABX ( Private Auto Branch eXchange ) dari waktu ke waktu semakin tinggi, mengingat fungsinya yang sangat penting dalam meningkatakan efektivitas dalam berkomunikasi. Pada era yang semakin modern ini, kebutuhan akan PABX tidak hanya digunakan di area industri, perkantoran, maupun gedung-gedung besar, melainkan sudah merambah di kalangan small industri, toko, maupun rumah-rumah golongan menengah ke atas.

Bermacam-macam jenis, tipe, dan merk yang beredar di pasaran, salah satunya yaitu pabx merk FAVORITE. PABX atau alat pengalih telepon ini merupakan solusi bagi small industri, office maupun rumah-rumah yang menginginkan adanya system pabx dengan biaya relative lebih murah dengan kemampuan atau fitur  yang cukup lengkap dan tidak kalah dengan PABX branded lainnya. Selain itu, pemasangan instalasi dan setting pemrogramannya yang tergolong cukup mudah, sehingga PABX ini cukup laris di pasaran.

PABX FAVORITE keluaran terbaru, memiliki beberapa macam tipe antara lain sebgai berikut.

TC – 208 P → memiliki 2 port line CO, 8 port extension.
TC – 308 P → memiliki 3 port line CO, 8 port extension
TC – 312 P → memiliki 3 port line CO, 12 port extension
TC – 416 P → memiliki 4 port line CO, 16 port extension
TC – 424 P → memiliki 4 port line CO, 24 port extension
TC – 432 P → memiliki 4 port line CO, 32 port extension

Tipe-tipe diatas sebagian besar memiliki persamaan spesifikasi didalamnya, perbedaannya hanya terletak pada jumlah port CO line dan port extensionnya.

Fitur PABX Favorite ini meliputi :

1. Panggilan Internal / Interkom antar extension.
2. Panggilan Keluar dengan atau tanpa password
3. Switching / Forward atau menuruskan panggilan ke Extention lain
4. Timer / Pembatasan pemakaian telepon keluar, Jika diperlukan
5. Pengaturan Pembatasan Telepon: Setting (Blokir / Lokal / Bebas) untuk Tiap Ext
6. Setel Bunyi Panggilan masuk pada extention tertentu.
7. Membuat Greeting / DISA

Parameter Teknis :

Feeding Voltase ; 24 Volt
Feeding Current : 20-30 mA 
Allow Trunk Loop line resistence less than 2000 Ohms
Ext to Ext Trans : 1.5dB
Ext To Trunk : 1.0 dB
Distortion degree ; Not more than 7%
Ring Current : AC 90V + 15 V zero Load
Power Supplay : AC 220V + 10%
Operating environment -10 – 40 Celcius

Sekian untuk postingan kali ini mengenai Fitur PABX Favorite, semoga 

Galery

Written By david on Kamis, 17 Maret 2016 | 10.03.00


Program Segala Merk PABX

Menyediakan Jasa Program PABX,HT,DLL

Promo

Promo pembelian 1 paket produk dan jasa discount 20 %

Jasa

Pemasangan PABX harga call me/titik Penyediaan jasa pemasangan CCTV harga call me/titik
 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. JASA PEMASANGAN CCTV,PABX,ALARM,ANTI PETIR DAN STASIUN HT TANJUNGPINANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger