Home » » Apa Itu CCTV

Apa Itu CCTV

Written By david on Sabtu, 19 Maret 2016 | 07.19.00

Apa itu CCTV ?

apa itu cctv


CCTV - Di era semakin modern ini, kebutuhan akan kamera CCTV (Closed Circuit Television) semakin meningkat, selain digunakan sebagai alat pengamanan, CCTV juga digunakan sebagai alat pengawas jarak jauh yang biasanya digunakan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kinerja dari karyawannya. Karena dengan adanya CCTV ini para pekerja akan merasa selalu diawasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
Selain itu, teknologi CCTV telah membuat perubahan system keamanan di area publik ataupun privat. CCTV juga diperbolehkan oleh lingkungan hukum sebagai alat pendukung atau barang bukti untuk menyelesaikan suatu kasus di area dimana camera CCTV dipasang.

Kemajuan camera CCTV akan semakin terus berkembang, dimulai dari sebatas untuk melihat suatu aktivitas dengan resolusi yang terbatas, sekarang ini yang beredar dipasaran sudah memiliki berbagai kemampuan seperti mampu melihat di malam hari(night-vision), dapat melihat detail suatu objek, dapat di control serta dimonitoring jarak jauh, dan masi banyak lagi fitur-fitur lain dan pasti terus akan berkembang.

Sekarang ini, camera CCTV sangat mudah ditemukan oleh setiap orang. Banyak camera CCTV yang dipasang di langit-langit rumah, dinding atau atap bangunan
Untuk saat ini banyak sekali model CCTV yang sudah beredar di Indonesia dengan berbagai macam merk dan kualitasnya masing-masing.

Pada saat ini pemasangan kamera CCTV dapat di golongakan menjadi 2 macam jenis, yaitu, CCTV analog dan CCTV IP atau IP kamera .


CCTV Analog


Kamera pada sistem CCTV analog, sinyal video akan dikirimkan melalui sebuah kabel, biasanya coaxial atau kabel UTP kemudian menuju ke perekam video digital (DVR). Di sini, video digital akan disimpan pada hard drive. Lamanya video yang tersimpan dalam hard drive (hard disk), tergantung besar kapasitas hard drive itu sendiri. Dewasa ini, hampir semua DVR modern sudah menggunakan system jaringan di dalamnya,  sehingga dengan demikian dapat diakses dari jarak jauh baik LAN maupun WAN.


Apakah yang dimaksud dengan sistem CCTV IP ?

CCTV IP

CCTV IP mengirimkan siinyal video mereka sebagai aliran digital melalui jaringan IP. Seperti sistem analog, video direkam pada hard drive, tapi karena video merupakan IP streaming langsung dari kamera, sehingga memiliki banyak fleksibilitas untuk bagaimana dan di mana video direkam. DVR ini diganti dengan NVR (Networking Video Recorder), yang dalam beberapa kasus hanya sebuah perangkat lunak karena tidak perlu lagi mengkonversi sinyal analog ke digital.


Antara CCTV IP dan CCTV analog tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini dikarenakan system pemasangan diantara keduannya memiliki perbedaan dan faktor utama yang akan mempengaruhi biaya.Perbedaan antara CCTV IP dan CCTV analog dapat meliputi :

Kamera

IP Kamera lebih mahal daripada analog. Ada dua alasan untuk ini. Pertama, kamera IP membutuhkan encoder intern yang menambah biaya produksi. Kedua, kamera IP cenderung tidak didesign dengan hal-hal seperti outdoor atau emitter inframerah. Ketika hal-hal seperti ini yang diperlukan, maka yang terjadi adalah penambahan biaya di dalamnya.

Network (Jaringan)

IP kamera terus-menerus mengirimkan data video dengan bandwidth tinggi ke jaringan, terutama jika kamera mega pixel yang digunakan. Tanpa kecepatan yang tinggi, jaringan dan mekanisme kontrol lalu lintas sistem IP tidak dapat bekerja seutuhnya, dan kemungkinan terburuk tidak bekerja sama sekali. Sedangkan analog pengiriman sinyal video dari kamera ke dvr melalui sebuah kabel,sehingga cctv analog dapat digunakan secara offline maupun online.

DVR vs NVR

Biaya DVR jauh lebih bisa ditolerir daripada NVR. DVR memiliki biaya tunggal, sedangkan disisi lain NVR memiliki hal lebih rumit. Software NVR biasanya berlisensi pada per kamera dasar dan harus diinstal pada PC. Persyaratan penyimpanan untuk kamera megapiksel yang signifikan, dan mungkin memerlukan penyimpanan jaringan tambahan. Ketika membandingkan biaya pastikan untuk menyertakan perangkat lunak, komputer, dan penyimpanan jaringan dalam biaya total untuk NVR sistem IP.

Pemasangan Kabel Instalasi

Kamera IP menggunakan kabel UTP (minimal 5), dan kamera analog dapat menggunakan kabel coaxial ataupun UTP dengan jumlah yang tidak sedikit. Sehingga biaya pemasangan kabel untuk sistem analog, akan sedikit lebih tinggi daripada IP kamera. Disisi lain IP kamera memiliki tingkat kerapian yang lebih, karena penggunaan kabel yang minimal dibanding analog.

Power

Sistem analog sering melibatkan sumber daya terpusat untuk kamera, dan sistem IP biasanya menggunakan Power over Ethernet (PoE).

Kesimpulan

IP kamera hampir selalu dipastikan jauh lebih mahal daripada analog, tetapi kemapuan dari segi resolusi tercatat lebih tinggi, sehingga membuat system gambar yang ditimbulkan jauh lebih kuat daripada analog. Kemampuan untuk digital zoom in pada video yang direkam membuat identifikasi jauh lebih mungkin pada IP kamera.

Jadi dalam rencana dalam pemasangan dan pemilihan diantara dua system ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing.

Sekian postingan hari ini mengenai Apa itu CCTV, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

 
Editor: Yahessa Tutorial | Support: Johny Template
Copyright © 2013-2015. JASA PEMASANGAN CCTV,PABX,ALARM,ANTI PETIR DAN STASIUN HT TANJUNGPINANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger